Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Review. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Juli 2012

RINDU; Sebuah Drama tentang Kehilangan dan Penemuan Kembali



RINDU

Penulis : Sefryana Khairil

Penerbit : GagasMedia

Cetakan : I, 2010

ISBN : 978-979-780-408-4

Jml halaman : viii + 244 halaman

Harga : Rp. 35.000,00-

“Terkadang cinta dan kehilangan berjalan beriringan”

Kalimat yang tersemat manis disamping dua kuncup mawar layu pada cover novel bergenre domestik drama ini menjadi sebuah magnet berkekuatan luar biasa. Bagaimana tidak, selama ini cinta hampir selalu diidentikan dengan sebuah konsep bernama kepemilikan. Dalam RINDU, Sefry menawarkan konsep lain yang menjadi sisi gelap dari cinta, yaitu kehilangan. Kehilangan yang melahirkan kehampaan sebagai dampak pahit dari terenggutnya orang yang kita sayangi.

Milyaran bahkan trilyunan orang siap untuk mencintai sekaligus memiliki tapi tidak pernah siap untuk merasakan kehilangan. Ketidaksiapan inilah yang menjadikan kebahagiaan pasangan muda Krisna dan Zahra sontak menguap ketika putra kecil mereka, Daffa, meninggal akibat sebuah kecelakaan tragis yang terjadi di depan mata Zahra sendiri. Perasaan bersalah, tidak mau menerima takdir, defensif dan hampa sangat kental mendominasi alur cerita.

Membaca RINDU seperti berjalan pada track menanjak. Menguras energi. Kita tidak sekedar diajak membaca tapi juga merenungi hakikat kehilangan yang mencekam. Bagaimana sebuah kehilangan mengubah hidup seseorang dan mempengaruhi sebuah hubungan.



Penyajian konflik dihadirkan secara konsisten sejak awal cerita. Lembar-lembar pembuka benar-benar dioptimalkan untuk menyita perhatian pembaca, dan harus diakui bahwa Sefry sangat terlatih dalam melakukannya. Perasaan mengharu biru dengan segera menyergap saat menyimak bab pertama yang menggambarkan suasana sesaat setelah kematian Daffa. Sefry berhasil membuat mata Saya berkaca-kaca.

Selebihnya, konflik Krisna-Zahra berjalan statis. Ketika Zahra rapuh dan larut dalam penyesalan, sosok Krisna digambarkan sebagai pendamping tegar yang menjanjikan. Ketika keadaan tidak kunjung membaik, maka posisi menjadi berbalik. Krisna berubah menjadi sosok kaku yang defensif sedangkan Zahra bermetamorfosa menjadi lebih pengertian. Konflik panjang ini dibumbui dengan kisah Ayah-Ibu Krisna yang hidup terpisah tanpa perceraian. Kisah yang dengan sengaja dihadirkan Sefry sebagai cermin tempat Krisna ber-refleksi.

Pada akhirnya, konflik Krisna-Zahra terselesaikan melalui sebuah kontemplasi. Peninjauan ulang perjalanan untuk menemukan serpihan-serpihan cinta dan menyusunnya kembali ke dalam bentuk utuh. Love at second sight, begitu Sefry mengistilahkannya.

Untuk pecinta kutipan, RINDU merupakan sebuah kebun raya yang sangat kaya. Belum apa-apa, kutipan lirik lagu yang dengan apik disunting Sefry akan membawa khayal kita untuk menebak-nebak isi yang akan disimak. Kutipan tersebut tidak hanya sekedar menjadi hiasan, tapi sebagai identitas. Seperti campuran jeruk nipis pada teh yang tidak hanya memberikan sensasi segar tapi juga membentuk identitas baru sebagai lemon tea. Ini yang menjadi strong point dari RINDU.

Secara keseluruhan, novel ini cukup mengasyikan. Hanya saja, konflik berkepanjangan dengan masalah yang tidak kunjung usai dan cara penuturan serupa memicu munculnya rasa bosan dan menimbulkan kesan sengaja memperpanjang cerita. Dalam hal ini, keberadaan kutipan dirasakan amat membantu. Selain itu, Sefry sepertinya lupa menjelaskan akar kisah Ayah-Ibu Krisna secara lebih jelas, sehingga konflik masih terasa menggantung.

Ada hal lain yang cukup menggelitik untuk saya, yaitu pemilihan nama dagang Chocoramel sebagai makanan ringan yang menjadi tanggung jawab Krisna di perusahaan tempatnya bekerja. Kenapa? Karena di awal cerita disebutkan bahwa sejarah Chocoramel adalah menyediakan alternatif makanan ringan sehat dengan kadar gula berimbang. Sementara Chocoramel, dilihat dari namanya saja sudah jelas bahwa komposisi utamanya adalah coklat dan karamel. Sementara karamel itu sendiri merupakan hasil pemanasan gula hingga mencapai warna, rasa dan konsistensi tertentu. Tentu saja bahan ini mengandung kalori dalam jumlah lumayan sehingga Saya rasa tidak cocok jika diposisikan sebagai alternatif makanan ringan dengan kadar gula berimbang. Andai saja makanan ringan yang dipilih berupa biskuit gandum dengan suplementasi buah dan susu, mungkin novel ini akan terlihat lebih sempurna.

RINDU, sebuah drama tentang kehilangan dan kehampaan. Sebuah potret perjalanan dimana kehilangan menjadi katalis dalam menemukan kembali esensi sebuah cinta. Ya… pada akhirnya saya harus menyetujui kutipan yang dikemukakan Sefry bahwa cinta dan kehilangan terkadang berjalan beriringan. Dan memang cinta adalah penerimaan dan kerelaan melepaskan, bukan?

Untuk Sefry, Saya kasih nilai 7 untuk RINDU

sebuah partisipasi dalam lomba resensi novel RINDU by Sefryana Khairil

Minggu, 24 Juni 2012

Pentingnya Berhubungan Dengan Teman

Hey, Tahukah kamu tentang sebuah game komputer yang fenomenal yang bernama The Sims? Sebuah game simulasi dimana kita dapat melakukan banyak kegiatan sehari-hari di dalam game. Banyak orang suka memainkannya, dan bahkan, game ini sudah mencapai edisi yang ke 3.
Aku sendiri suka bermain The Sims karena aku dapat melakukan apapun tanpa konsekuensi di kehidupan nyata. Well, di samping mendapatkan kesenangan dari bermain game itu ( game ini sangat adiktif :) ), aku juga belajar banyak hal. Salah satunya adalah persahabatan. Dalam permainan itu, karakterku mempunyai banyak teman, dan kemudian setelah bermain beberapa lama, aku lupa berkomunikasi dengan teman lama karakterku. Hasilnya, ketika aku bertemu dengan mereka lagi, nilai persahabatanku (aku lupa istilah tepatnya, tapi semacam itu-lah) dengan mereka berkurang. Aku tidak bisa mengakses beberapa percakapan yang sebelumnya bisa kulakukan. Aku juga tidak bisa bercanda seperti dulu lagi (Jika aku melakukannya, mereka tidak akan suka dan bahkan mengurangi nilai persahabatanku lebih jauh). 

Apa poin-nya? 
Dari cerita tentang The Sims di atas, kita dapat belajar bahwa apabila kita tidak berhubungan dengan seseorang dalam waktu yang lama, maka hubungan kita akan menjadi lemah. Hubungan yang lemah itu seperti efek bola salju, lama-lama semakin besar. Ketika kita dan teman baik kita tidak pernah bertemu dan berhubungan (katakanlah) 10 tahun. Makan ketika kita bertemu satu sama lain, akan ada perasaan ganjil diantara kita. Kita membutuhkan beberapa saat untuk membiasakan diri kembali sebelum kita dapat bergaul seperti dulu lagi.

Kesimpulan
Banyak orang melupakan ini karena biasanya saat kita berada dalam lingkungan yang baru, kita akan mendapatkan teman baru juga. Tetapi aku ingin mengingatkanmu bahwa teman baik itu bukanlah sesuatu yang mudah didapat. Bahkan bisa aku katakan teman baik itu seperti hadiah dari Tuhan. Sulit didapat mudah untuk hilang. Kamu tentu saja tidak ingin persahabatanmu dengan teman lamamu menjadi sia-sia karena kamu tidak pernah berhubungan lagi. Maka dari itu, mulai dari sekarang, berpikirlah mengenai beberapa orang yang dulu pernah menjadi teman baikmu, kemudian hubungilah. Kadang, saat kamu berada dalam keputus-asaan dan membutuhkan bantuan, mereka akan dengan senang hati menolongmu. Kamu tidak pernah tahu, bukan? :)

Rabu, 14 Maret 2012

Kabar Bagus buat pengguna BlackBerry : RIM bakal Bikin Gerai BB di INDONESIA 4000 unit

Dari harian KOMPAS.com ada kabar bagus ni buat pemilik dan yang mau miliki BB pasalnya Produsen perangkat BlackBerry, Research In Motion (RIM), menilai Indonesia sebagai pasar potensial di Asia Tenggara. Untuk memaksimalkan potensi ini, RIM berencana membangun 4000 gerai BlackBerry di seluruh Indonesia.
Target pembangunan 4000 gerai tersebut diharapkan RIM bisa rampung pada Februari 2013.(masih lama juga ya....keburu BBnya ancur n gak model....hahaha)

"Gerai tersebut akan didirikan dengan ukuran yang berbeda, mulai dari kios hingga toko yang besar, di beberapa daerah yang menyebar di seluruh Indonesia," ungkap Gregory Wade, Senior Vice President & Regional Managing Director RIM East Asia, di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, Rabu (14/3/2012).

Tujuan dari pembangunan gerai sebanyak itu, menurut Wade, agar seseorang yang hendak memberi produk BlackBerry, dapat menjajal terlebih dahulu produk yang diinginkan. 

RIM juga mengklaim, akan meningkatkan kualitas purna jual untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Hingga saat ini, RIM telah memiliki empat gerai besar BlackBerry di Indonesia melalui kerjasama dengan distributor lokal. 

Gerai yang terbesar adalah BlackBerry LifeStyle Store di mal Gandaria City Jakarta Selatan, yang merupakan hasil kerjasama dengan distributor Teletama Artha Mandiri (TAM). Gerai ini juga diklaim sebagai yang terbesar di Asia Tenggara.

Untuk pasar Asia Tenggara lainnya, RIM juga akan menggenjot penjualan di Malaysia dan Thailand, dengan membangun ratusan gerai BlackBerry di sana.

Oke sebagai konsumen yang baik kita mah mendukung aja ya ada investor asing yang mau menanam modal untuk negara kita...dengan demikian semoga bisa mendongkrak perekonomian juga.....salam pagi littel_enno

Kamis, 16 Februari 2012

Empat Musim Cinta



Penulis: Adhitya Mulya, Andi F. Yahya, Hotman Juniarti, Andi Fauziah Yahya, Okke 'Sepatumerah', Rizki Pandu Permana, S.A.Z Al-Fansyour, Veronika Kusuma Wijayanti.
Editor: Kinanti Atmarandy
Penerbit: Gagasmedia
Cetakan: Ketiga, 2011
ISBN: 979-780-450-X

Ada 16 cerita yang ditulis oleh 8 orang penulis berbakat, masing-masing menuliskan dua buah cerita, berikut sedikit review dari masing-masing cerpen

Dimsum by Adhitya Mulya

Satu-satunya cerpen yang saya suka di buku ini, masih khasnya Adhitya Mulya kalau nulis, kocak dan lebay. Diceritakan Ule yang mempunyai pacar bernama Guti, sang pacar ini ngefans berat sama artis yang lagi naik daun Dimas Sumitro, yang disingkat Dimsum atau kadang dipanggilnya dengan sebutan Tukang Siomay, hahaha, ada-ada saja. Mendekati hari Valentine, Ule ingin membuat sang pacar bahagia, yaitu mempertemukan Guti dengan Malin Kundang (sebutan lain Ule ke Dimsum ;p). Usahanya untuk bertemu dengan sang aktor terkenal ternyata tidaklah mudah, bertemu mbak Pipit yang"SAKIT", di bus pertama Ule menduduki kursi yang ternyata baru diompoli anak kecil, di bus kedua terpaksa ikut dorong karena mogok, dalam mikrolet dipalak anak STM yang tiga tahun lebih muda tapi 30 kali lebih banyak, di bus ketiga ada nenek-nenek muntah dipangkuannya, di mikrolet kedua dia dai palak lagi sama anak STM yang tadi, di bus keempat terpaksa "menggadaikan" jam tangan karena uangnya habis dipalak dua kali oleh anak STM, di bus kelima ketemu sama anak STM itu lagi, dan kalau ketemu sekali lagi sama mereka, bakal buat milis, LOL, ngenes juga perjalan ke kampus si Dimsum. Mungkin saking cintanya kali ya, rela berkorban segitunya =))

Scene 40 Yang Bermasalah Itu by Adhitya Mulya
Entah ya, saya nggak ngerti cerita ini ngomong apaan, perseteruan Sutradara dan si Pocong? Trus cintanya dibagian mana?

Sepotong Senja by Andy F. Yahya
Andien kembali ke kota yang penuh dengan kenangan masa lalunya itu tapi sekembalinya itu dia malah mendapati alasan sebenarnya kenapa kekasihnya dulu, Ray, pergi meninggalkannya.

dia, aku, dan kamu by Andy F. Yahya
Tokoh utama cewek mempunyai teman yang rata-rata jadi selingkuhan orang, dia pun suka membuat cerita yang terinspirasi dari kehidupannya.

Atas Nama Cinta by Hotman Juniarti
Abak bawang, begitu orang-orang memanggilnya. Dia mencari sesuap nasi dengan "menari". Sampai ketika dia berkenalan dengan Harris, kehidupannya mulai berubah.

Jalan Takdir by Hotman Juniarti
Seorang ayah yang sangat menyayangi putri-putrinya, terlebih kepada putri bungsunya, karena hanya dialah yang tersisa diamana ketiga putri-putrinya yang lebig dewasa telah menikah tanpa seijin ayahnya, dialah yang selalu patuh dengan perintah sang ayah. Ketika Mas Handoyo, tetangga sekaligus teman main catur sang ayah melamar si bungsu, ayah menolak. Lumayan suka sebenernya cerpen ini, apalagi waktu sang ayah bilang, " Bapak tahu isi hatimu. Kamu pasti tidak akan tega menolak lamaran Nak Handoyo. Biarlah dia membenci Bapak. Asal jangan membenci kamu."

Cerita Dua Hati by Andy Fauziah Yahya
Mantan yang mencoba merengkuh hati kekasihnya yang dulu.

Sepasang Kupu-Kupu by Andy Fauziah Yahya
Ini sebenarnya juga lumayan bagus, awalnya aku kira lesbi, hahaha habis nggak jelas tokohnya, bercerita tentang cinta terlarang, seorang kakak yang mencintai adiknya sendiri.

Pernah Jadi Aku? by Okke 'Sepatumerah'
Udah pasaran ceritanya, ada cewek gendut dan sahabatnya sempurna, trus si gendut masuk rumah sakit gara-gara diet, di sempurna menasehati kalau itu nggak perlu, yang penting sehat. Si gendut marah karena selama ini orang-orang terdekatnya nggak ada yang tulus, suka ngolok-ngolok kelemahannya sebagai bahan becandaan.

Uji Setia by Okke 'Sepatumerah'
Kayak really show H2C, si pacar ikut sebuah program untuk menguji kesetiaan pacarnya, dia meminta pendapat sahabatnya karena dia mendapat feeling jelek akan pacarnya itu, padahal di belakang si sahabat adalah selingkuhan pacarnya sendiri.

Mimpi Dari Ujung Kalimantan by Rizky Pandu Permana
Bram Muller jauh-jauh dari Belanda untuk mencari informasi tentang kaket buyutnya karena misteri itu selalu datang di mimpinya.

Saya, Dia dan Samuel Morse by Rizky Pandu Permana
Agak bingung, seperti baru saja bermimpi indah dan sewaktu bangun mimpi tersebut berlanjut ke dunia nyata.

Pilihan Lamoreng by Z.A.S Al-Fansyour
Suami istri yang mempunyai pendapat berbeda akan gubernur pilihannya, bertengkar dan suami pun meninggalkan rumah. Masalah sepele bisa menjadi besar.

Sekeping Hati Yang Tersisa by Z.A.S Al-Fansyour
Seorang laki-laki yang sedang mencari seorang wanita yang tidak tahu namanya. Di lain pihak, wanita yang bertemu dengan laki-laki yang mirip dengan senior yang suka menggodanya waktu SMA dulu merasa kaget, mirip sekali bedanya ada bekas luka di kening cowok tersebut. Ceritanya lumayan juga.

Eva Mencari Hati by Veronica Kusuma Wijayanti
Seorang pelacur yang mungkin sudah muak dengan pekerjaannya, dia ingin mencari hati. Dimulailah pencarian hatinya ke berbahagai tempat, apakah dia menemukannya?

Menjemput Mempelai by Veronica Kusuma Wijayanti
Magi, manta pekerja kotor yang sekarang mengidap Syphilis dan tubuhnya penuh dengan borok, tidak ada tempat yang mau menerima dia, kecuali satu, mungkin lelaki di sebrang sungai yang dilihatnya mau menampung dirinya.


Cuman satu cerita yang benar-benar saya suka yaitu Dimsum-nya Adhitya Mulya, entahlah yang lain terasa biasa walau ada beberapa yang lumayan dan ditulis dengan unik, tapi ya itu cuman Dimsum menarik, saya masih nggak ngerti maksud dari judulnya tentang empat musim cinta itu apa ya? tapi overall bagus kok.




2 sayap untuk covernya yang keren dan Dimsum yang kocak.

Empat Musim Cinta.

Membaca buku, bisa dikatakan salah satu hobby yang paling akut 
>.< walau kadang ada waktunya merasa jenuh, tapi tetep ketika ada yang nyodorin buku *apalagi kalo gratis, hehe* pasti akan langsung dilahap, bisa dalam tempo sesingkat-singkatnya *selain karena buku nya memang menarik, bisa jadi karena hal lain : kalo ntu buku pinjeman, misalnya*


Nah untuk mereview buku, mungkin ini bisa dikatakan baru pertama kali, yang bener-bener niat ngereview, jadi harap maklum kalo agak aneh reviewnya ^^ *ngeles laaaaah ceritanya*

Okay, kita mulai dengan buku pertama yang aku baca tahun ini, 2011. Seperti yang emang udah aku tulis di posting sebelumnya. Buku dengan judul Empat Musim Cinta.



Pertama tahu buku ini dari twitter @GagasMedia, dan tertarik karena penulisan beberapa aku suka dan koleksi buku-bukunya. Seperti, Adhitya Mulya dan Okke 'Sepatu Merah'.

Mungkin buku ini lebih tepat disebut kumpulan cerpen yah, karena memang isinya kumpulan cerita pendek dari delapan penulis yang berbeda. Dan begitu dapet buku ini, langsung dituntaskan dalam waktu kurang dari dua hari ^^

Isinya menarik, terlebih ditulis oleh 8 orang yang berbeda, jadi isinya bisa dibilang gado-gado, sesuai dengan karakter menulis masing-masing orang. Tapi yup, buku ini bermuara pada satu hal, tentang cinta. Cinta yang nggak melulu cinta model anak pacaran loh, roman yang bukan hanya roman remaja, karena dibuku ini kamu akan menemukan cinta yang umum tapi tidak umum *nah loh mbulet >.<*

Dari 16 judul yang disajikan, ada beberapa yang aku suka, yaitu "Jalan Takdir", "Cerita Dua Hati", dan "Sekeping Hati yang Tersisa". Dan yang paling aku suka adalah "Pilihan Lamoreng", hal yang mungkin banyak terjadi walau tak banyak orang yang membicarakannya, tetapi endingnya aku suka banget, ketika kadang mengalah tak selamanya berarti kalah... karena ada kemenangan tersendiri dari sikap mengalah itu.

Banyak cinta ditemukan disini, dengan banyak ending tak terduga juga pastinya.

Ini Musim Cinta!



Judul: Empat Musim Cinta (tentang aku, kamu dan rasa)
Penulis: Adhitya Mulya, Andi F. Yahya, Hotma Juniarti, Andi Fauziah Yahya, Okke 'Sepatu Merah', Rizki Pandu Permana, S.A.Z Al-Fansyour, Veronika Kusuma Wijayanti
Penerbit: Gagas Media
Tebal: 171 halaman
ISBN: 9789797804503

Kamis, 05 Januari 2012

Review Manusia Setengah Salmon


Manusia Setengah Salmon, 42.000
Buat para penggemar Raditya Dika pasti udah nggak asing lagi denger kata "Manusia Setengah Salmon". Yap, MSS adalah buku terbarunya Raditya Dika yang terbit tanggal 24 Desember 2011. Sebagai penikmat tulisan-tulisannya bang Dika, kemaren gue langsung pergi ke gramedia kalibata buat beli tuh buku. Well, di buku ini ada 19 bab.  Sama seperti buku-buku bang Dika sebelumnya, di MSS ini ada beberapa tulisan yang benar-benar baru, ada tulisan dari blog yang dikembangkan dan ada bab-bab pendek yang diolah dari twitternya bang Dika. Pas gue baru buka tuh buku, gue sedikit kaget dengan gambar dibalik covernya. Sumpah bikin ngakak. Mau tau apa gambarnya? Beli bukunya dong! Hehe. Lanjut baca prakata dan bang Dika nyeritain tentang Edgar yang (katanya) makin ganteng sehingga dia agak susah buat nulis cerita aibnya Edgar. Ah padahal gue suka banget tuh sama tulisan-tulisan tentang Edgar. Itu konyol abis. Kasian Edgar. Dan prakata ditutup dengan salam cenat-cenutnya bang Dika. Btw, pembatas buku MSS ini unik banget. Favorit gue deh pokoknya. Kayak gini nih bentuknya (kesian bang Dika mangap mulu).
 
Manusia Setengah Salmon masih bercerita tentang keseharian bang Dika yang cukup aneh (pasti) tapi kebanyakan bercerita tentang perpindahan. Mulai dari pindah rumah, pindah supir sampai pindah hati. Di MSS, bang Dika nampaknya sudah dewasa sehingga tulisan-tulisannya dia di MSS ini banyak yang bijak lengkap dengan quotes-quotes yang cukup sukses membuat gue galau. Dari 19 bab di buku ini, gue punya 3 bab favorit yang sukses bikin gue ngakak. Tapi bukan berarti bab lainnya nggak lucu loh ya.
Pertama, bab yang judulnya "Ledakan Paling Merdu" yang menceritakan tentang kelakuan bapaknya bang Dika yang mempunyai ritual setiap pagi yaitu Kentut. Gaya ritual yang sangat aneh yang terjadi di antara anak dan bapak. Penasaran? Beli bukunya dong! Hehe
Kedua, bab yang paling bikin gue ngakak adalah bab "Bakar Saja Keteknya". Aduh speechless deh. Jadi bab itu menceritakan tentang kehidupan bang Dika yang suka pindah-pindah supir. Supirnya bang Dika macem-macem jenisnya (eh maksudnya kelakuannya). Ada supir dari Indonesia Timur yang wataknya keras, ada orang Jawa yang sangat sopan, ada supir yang sangat rajin, ada lagi supir yang pacaran sama babysitternya dan ada pula supir yang hanya tau Terminal Blok M sehingga kemana pun bang Dika minta anterin, dia selalu nanya arah jalan tempat tersebut dari Blok M! Kebayang repotnya kayak apa. Sampai suatu waktu dia punya supir namanya SUGIMAN. Alhamdulillah dia lebih waras dibanding supir-supirnya bang Dika yang sebelumnya. Tapi ternyata Sugiman juga mempunyai keanehan yang bisa ngebuat bang Dika stress setengah mati buat nyari solusinya. Apa itu? SUGIMAN BAU KETEK!! Mau tau cerita lengkapnya? Beli bukunya dong! Hehe
Next, bab yang membuat gue ngakak itu bab "Kasih Ibu Sepanjang Belanda". Di bab ini bang Dika menceritakan tentang sifat ibunya yang terlalu berlebihan dalam menunjukkan perhatian kepada anak-anaknya. Sampai suatu waktu bang Dika dapet beasiswa ke Belanda untuk menghadiri summer course selama dua minggu. Jadilah pas bang Dika mau berangkat, mamanya paling sibuk ngurusin barang-barang untuk dibawa kesana. Ibarat bawa isi lemari ke dalam koper. Dan tidak ketinggalan juga kekhawatiran mamanya yang sangat berlebihan sehingga menelepon setiap waktu pas bang Dika ada di Belanda. Serta kekonyolan-kekonyolan bang Dika selama di Belanda. Mulai dari nggak bisa bahasa Belanda sama sekali sehingga mengharuskan dia untuk menggunakan bahasa Tarzan, sempet dikira pecandu narkoba yang hendak memerkosa seorang gadis Asia sampai hari-harinya bersama Perek! No, no gue bukan ngomong jorok loh. Penasaran siapa itu Perek? Beli bukunya dong! Hehe
Itu tadi 3 bab favorit gue. Sebenernya masih banyak lagi sih bab yang lucu. Kayak"Tarian Musim Kawin" yang menceritakan tentang temennya bang Dika namanya Trisna yang kesulitan dalam mencari pacar. Dia adalah jomblo perak (umur 25 tapi belum pernah pacaran sama sekali). Ada lagi bab "Interview With the Hantus" yang isinya adalah wawancara bang Dika dengan hantu-hantu yang keliatannya salah gaul. Ternyata hantu juga pernah pacaran dan pernah patah hati, sama seperti manusia. Ada juga bab"Lebih Baik Sakit Hati" yang menceritakan tentang bang Dika dan permasalahannya dengan gigi. Dan ada bab-bab yang sangat cukup bikin galau. Contohnya bab "Sepotong Hati di dalam Kardus Coklat" yang menceritakan tentang bang Dika yang baru aja putus sama pacarnya dan di saat yang sama dia juga harus pindah rumah. Pindah hati dan pindah rumah di saat yang bersamaan. "Ada perasaan yang sama antara sehabis putus dengan pindah rumah. Keduanya sama-sama harus meninggalkan sesuatu yang akrab dengan diri kita. Keduanya sama-sama memaksa kita untuk mengingat-ingat kenangan yang ada sebelumnya, disadari atau tidak. Dipaksa atau tidak." Gue suka quote itu (aih jadi curhat). Dan ada lagi bab "Penggalauan" yang isinya ya you know lah ya. Apa lagi kalau bukan kata-kata yang bisa bikin orang galau. 
"Mereka yang sedang jatuh cinta, biasanya sering berharap. Dan mereka yang sering berharap, biasanya sering kecewa."
"Naksir diam-diam itu komidi putar. Seakan berjalan, tetapi sebenarnya tidak ke mana-mana."
"Cinta datang dari mata ke hati. Selanjutnya, dari hati ke air mata."
Itu beberapa quote yang gue suka di Manusia Setengah Salmon. Sebenernya masih banyak quote-quote bagus yang ada di MSS. Dan bab terakhir yang judulnya "Manusia Setengah Salmon" adalah bab yang paling cerdas dan bijaksana menurut gue. Seperti yang gue bilang dari awal, bang Dika sekarang udah dewasa. Jadi tulisan-tulisan di MSS ini lebih cerdas dibanding buku-buku sebelumnya yang ditulis dengan gaya sehari-hari. Di MSS, lo lebih banyak menemukan analogi-analogi bang Dika yang berkaitan sama kehidupannya sehari-hari. Nggak bakal nyesel deh kalo lo beli buku ini. Pas banget buat bacaan liburan. Cuma dengan 42.000 lo bisa ketawa sekaligus dapet pelajaran hidup (aih bahasanya). So, tunggu apa lagi? Buruan beliiii~
 

enno's world Template by Ipietoon Cute Blog Design